<< Kembali ke Blog

Mengenal Obat Tetes Mata Dengan Baik

obat tetes mata

Saat Anda mengalami gangguan mata seperti mata terasa kering atau mata merah, penggunaan obat mata bisa menjadi salah satu solusi. Sebelum menggunakannya ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu Jenis Obat tetes mata dan cara menggunakannya.

Jenis obat tetes mata

Jenis pertama digunakan untuk meringankan iritasi mata misalnya akibat gangguan asap atau ketika selesai berenang. Hanya saja, obat tetes mata untuk mengatasi mata merah tidak boleh digunakan terlalu sering dalam jangka waktu terlalu lama karena kadang dapat menyebabkan iritasi pada mata.

Jenis yang kedua cocok untuk mata yang terkena iritasi atau mata kering. Obat tetes mata ini ada yang berupa kemasan satu kali pakai, ada pula  yang berupa kemasan botol yang dapat dipakai beberapa kali. Kemasan botol umumnya mengandung bahan pengawet yang dimaksudkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri setelah botol dibuka. Obat tetes mata dalam botol sekali pakai umumnya tidak mengandung unsur pengawet.

cara menggunakan obat tetes mata

Cara Menggunakan Obat Tetes Mata

  1. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun.
  2. Pastikan kondisi ujung botol tetes tidak rusak.
  3. Condongkan kepala ke belakang, tarik kelopak bawah mata menggunakan jari telunjuk sehingga kelopak mata membentuk kantong.
  4. Pegang botol tetes dengan menggunakan tangan yang lainnya sedekat mungkin dengan kelopak mata tanpa menyentuhnya. Tekan botol tetes secara perlahan sampai jumlah tetes cairan yang dibutuhkan masuk ke dalam kantung kelopak bawah mata. Jangan mengedip.
  5. Tutup mata selama 2-3 menit. Bersihkan cairan berlebih pada wajah dengan menggunakan tisu.
  6. Jangan menyeka atau membilas ujung botol tetes.
  7. Pasang kembali tutup botol tetes mata dengan rapat.
  8. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa obat yang mungkin menempel.

Saran untuk obat tetes mata

  1. Jika Anda pengguna lensa kontak, jangan memakainya saat menggunakan obat tetes mata kecuali dokter, apoteker atau ahli optik mengizinkannya. Hal ini karena beberapa jenis obat tetes mata mengandung zat-zat yang dapat diserap oleh lensa kontak, yang dapat menimbukan reaksi buruk pada mata. Umumnya, jika obat tetes mata Anda mengandung pengawet benzalkonium klorida, Anda tidak boleh mengenakan lensa kontak sampai proses pengobatan selesai.
  2. Penyimpanan, sebagian (tidak semua) obat tetes mata harus disimpan di lemari pendingin. Baca kembali petunjuk pada kemasan.
  3. Kadaluarsa: Jangan pernah menggunakan obat tetes mata yang kadaluarsa karena obat itu tidak lagi efektif dan bahkan berubah menjadi racun. Umumnya, obat tetes mata tidak boleh digunakan lagi setelah satu bulan sejak dibuka, dan sebagian obat tetes mata lainnya tidak boleh digunakan setelah satu minggu dibuka. Baca kembali petunjuk pada obat tetes mata dan tuliskan tanggal kapan Anda membukanya sehingga Anda tahu kapan harus membuangnya.
  4. Selalu meneteskan sesuai dengan saran dokter atau sesuai dengan petunjuk pada kemasan, jangan meneteskan lebih dari yang direkomendasikan.
  5. Jauhkan obat tetes mata dari jangkauan anak-anak.

kapan harus ke dokter

Jadi jangan sembarangan ya menggunakan obat tetes mata. Semoga bermanfaat.

Baca Juga Artikel Informatif Lainnya : Yang Perlu Diketahui dari Penicillin

Jika Anda ingin mendapatkan pengetahuan lainnya mengenai bisnis apotek, Anda dapat mendownload aplikasi SwipeRx di play store. Selain itu, jika anda ingin mendapatkan keuntungan berbisnis dengan SwipeRx daftarkan apotek anda disini, untuk mendapatkan produk sediaan farmasi 100% original, pengiriman cepat dan harga bersaing.

Source:

  • http://www.alodokter.com
  • http://yankes.itb.ac.id/
  • http://www.mipa-farmasi.com/2016/05/cara-mengunakan-obat-tetes-mata-yang.html

Topik Populer

Video SwipeRx Terbaru

Farmakepo: Benarkah puasa pemicu gangguan pencernaan?

Baca lainnya

Keuntungan menggunakan SwipeRx?

Lebih dari 200,000 tenaga kefarmasian menggunakan fitur-fitur berguna di aplikasi SwipeRx untuk membantu kehidupan profesional sehari-hari mereka.