<< Kembali ke Blog

Mengenal lebih dekat alat pendengaran kita

pendengaran

Telinga adalah organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indra pendengaran dan organ yang menjaga keseimbangan. Telinga merupakan organ yang berperan terhadap pendengaran kita akan suara atau bunyi, hal ini dapat terjadi karena telinga memiliki reseptor khusus yang berfungsi untuk mengenali getaran suara. Namun Telinga memiliki batasan frekuensi suara yang dapat didengar, yaitu yang frekuensinya 20 Hz – 20.000 Hz.

Proses pendengaran terjadi ketika gendang telinga bergetar akibat gelombang suara yang masuk ke liang telinga. Getaran kemudian dilanjutkan ke telinga tengah melalui tiga tulang pendengaran yang dikenal dengan nama osikel (terdiri dari tulang malleus, incus, stapes). Osikel akan memperkuat getaran untuk dilanjutkan menuju  rambut-rambut halus di dalam koklea, di mana koklea akhirnya mengirim sinyal melalui saraf pendengaran ke otak.

Gangguan pendengaran adalah salah satu gangguan kesehatan yang umumnya disebabkan oleh faktor usia atau karena sering terpapar suara yang nyaring/keras. Pendengaran bisa dikatakan terganggu jika sinyal suara gagal mencapai otak.

Dengan meningkatnya permasalahan gangguan pendengaran dan ketulian di Indonesia, maka perlu adanya antisipasi dengan melakukan upaya promotif, preventif serta memberikan pelayanan kesehatan indera pendengaran yang optimal sebagai upaya kuratif dan rehabilitatif terhadap masyarakat.

proses pendengaran

Jenis-Jenis Obat Tetes Telinga

Obat tetes telinga dapat meringankan beberapa masalah pada telinga mulai dari kotoran telinga yang menumpuk, telinga gatal, sakit, dan infeksi pada telinga. Secara garis besar obat tetes telinga dibagi menjadi dua kelompok yaitu obat tetes telinga yang dijual bebas (tanpa resep dokter) dan tetes telinga yang harus dengan resep dokter.

Obat tetes telinga untuk membuang kelebihan zat lilin (minyak) atau kotoran telinga tidak memerlukan resep dokter, sedangkan tetes telinga untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh infeksi telinga dan peradangan harus dengan resep dokter. Berikut ini adalah contoh obat tetes telinga yang sering kita jumpai di apotek atau rumah sakit.

  1. Obat tetes telinga untuk kotoran telinga

Kotoran telinga terbentuk dari lapisan lilin (minyak) yang seiring waktu semakin banyak produksinya. Banyaknya kotoran dan debu yang terperangkap didalamnya liang telinga dan bercampur dengan lapisan lilin lama kelamaan akan mengeras pada liang telinga dan sulit untuk dikeluarkan. Dalam bahasa kedokteran kotoran telinga disebut sebagai cerumen. Beberapa kasus yang disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga (cerumen) dapat menyumbatkan liang telinga sehingga akan menyebabkan kurangnya pendengaran dan terkadang menimbulkan telinga berdengang.  Pada sebagian kasus, kotoran telinga ini dapat dibersihkan dengan obat tetes telinga yang mengandung bahan aktif carbamide peroksida, beberapa ada yang mengandung docusate natrium. Zat-zat ini akan membantu memecah penumpukan lilin menjadi potongan-potongan yang lebih kecil sehinga lebih lunak dan lebih mudah untuk dibersihkan.

  1. Obat tetes telinga untuk sakit telinga

Antipyrine, benzocaine, lidocaine adalah jenis obat tetes telinga yang membantu untuk meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh peradangan atau infeksi telinga. Obat ini secara signifikan dapat mengurangi rasa sakit. Namun obat ini boleh digunakan atas rekomendasi dari dokter dengan menggunakan resep. Namun, obat ini hanya sebagai penghilang rasa sakit bukan menyembuhkan infeksi kalau memang itu penyebabnya.

  1. Obat tetes telinga untuk infeksi telinga

Selain obat tetes telinga untuk menghilangkan rasa sakit seperti di atas, dokter akan meresepkan antibiotik secara terpisah yang akan memerangi dan sampai menyembuhkan infeksi telinga. Chloramphenicol adalah salah satu contoh antibiotik pada sediaan tetes telinga. Pada kasus infeksi telinga yang disertai dengan rasa sakit, ada tiga kemungkinan yang akan diresepkan oleh dokter, antara lain :

  • Tetes telinga pereda nyeri dan obat minum antibiotik.
  • Antibiotik tetes telinga dan obat minum antinyeri.
  • Obat tetes telinga sebagai antinyeri dan antibiotik (kombinasi keduanya).

ketiga pilihan terapi di atas akan disesuaikan dengan kondisi pasien masing-masing, antara lain apakah gendang telinga masih utuh, apakah infeksi telinga luar atau tengah, dan seberapa parah infeksi pada pasien tersebut. Maka tidak disarankan memberikan obat dan menggunakan obat tetes telinga di atas tanpa resep dokter.

statistik pendengaran

Peran serta dalam penanggulangan gangguan pendengaran di Indonesia

Permasalahan gangguan pendengaran, selain terjadi pada orang tua, masalah lain yang perlu mendapatkan perhatian bersama adalah gangguan pendengaran akibat paparan bising, gangguan pendengaran akibat infeksi dan sumbatan kotoran telinga (cerumen) yang banyak ditemukan pada anak-anak usia sekolah. Sumbatan cerumen dapat mengakibatkan gangguan pendengaran sehingga akan mengganggu proses penyerapan pelajaran bagi anak sekolah. Tentunya masalah ini harus ditindaklanjuti karena akan sangat mengganggu proses penyerapan pelajaran bagi anak-anak di sekolah.

penyebab gangguan pendengaran

Untuk mengatasi gangguan pendengaran dan ketulian di Indonesia, pemerintah berusaha melakukan upaya promotif, preventif serta memberikan pelayanan kesehatan indera pendengaran yang optimal sebagai upaya kuratif dan rehabilitatif. Dengan demikian, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik tenaga kesehatan, tenaga pendidik, pemerintah, maupun masyarakat. Adanya peringatan Hari Pendengaran yang jatuh setiap tanggal 3 Maret diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan telinga dan pencegahan gangguan pendengaran.

Tenaga kefarmasian meliputi Apoteker dan Asisten Apoteker turut serta dalam upaya promotif dan preventif dengan memberikan pelayanan kesehatan indera pendengaran. Tenaga kefarmasian memiliki tugas memberikan informasi dalam pemilihan dan penggunaan obat untuk telinga agar penggunaannya tepat dosis dan tepat guna. Tak lupa pula pemberian informasi mengenai perilaku menjaga kesehatan telinga yang baik dan memberikan penyuluhan cara pembersihan indera pendengaran yang benar. Beberapa perilaku yang dapat diterapkan antara lain pola hidup bersih dan sehat, hindari pendengaran dari kebisingan serta melakukan pemeriksaan atau deteksi dini apabila terdapat gangguan pada pendengaran. Karena telinga sehat berawal dari telinga yang besih dan pendengaran yang sehat. Pendengaran yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup untuk mencapai kebahagiaan.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya : Mengenal Penyakit Tiroid

Jika Anda ingin mendapatkan pengetahuan lainnya mengenai bisnis apotek, Anda dapat mendownload aplikasi SwipeRx di play store. Selain itu, jika anda ingin mendapatkan keuntungan berbisnis dengan SwipeRx daftarkan apotek anda disini, untuk mendapatkan produk sediaan farmasi 100% original, pengiriman cepat dan harga bersaing.

Source:

http://www.depkes.go.id/article/view/2245/pendengaran-sehat-untuk-hidup-bahagia.html

http://www.alodokter.com

http://ismki.org/hari-pendengaran-nasional/

Unik, Alasan Tanggal 3 Maret menjadi Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Nasional

Topik Populer

Video SwipeRx Terbaru

Farmakepo: Benarkah puasa pemicu gangguan pencernaan?

Baca lainnya

Keuntungan menggunakan SwipeRx?

Lebih dari 200,000 tenaga kefarmasian menggunakan fitur-fitur berguna di aplikasi SwipeRx untuk membantu kehidupan profesional sehari-hari mereka.