<< Kembali ke Blog

Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Bersamaan dengan Minum Obat

makan_minum_bersamaan_dengan_obat_0

Terdapat beragam persepsi di masyarakat mengenai pantangan meminum obat bersamaan dengan makanan atau minuman tertentu. Memang betul bahwa interaksi obat dan makanan/minuman dapat terjadi dan mempengaruhi kerja obat bahkan dapat menimbulkan efek samping. Tentunya, tidak semua makanan yang kita konsumsi dapat mempengaruhi efektifitas obat di dalam tubuh, hanya obat-obatan tertentu saja dan ini patut kita ketahui. Berikut beberapa makanan atau minuman yang perlu kamu hindari bersamaan dengan obat:

  1. Makanan dan minuman yang mengandung kalsium
    Kalsium dapat mengurangi kemampuan penyerapan banyak obat. Kandungannya dapat mengikat tetrasiklik dan minosiklik dari antibiotik dan membuat kandungan antibiotik tidak larut dalam usus untuk diserap oleh tubuh. Hindari minum susu atau yang mengandum kalsium dalam waktu 2 jam sebelum dan sesudah minum obat. Susu dan produk olahannya serta suplemen; zinc, magnesium, zat besi, dapat menghambat penyerapan antibiotik. Akibatnya, obat menjadi tidak manjur dan kesembuhan menjadi lama. Konsumsi susu setengah liter bisa mengurangi efektivitas antibiotik hingga 80%. Obat yang perlu dihindari bersamaan dengan Kalsium adalah antibiotik misalnya amoxilin, kloramfenikol,dan obat osteoporosis yang dikenal sebagai bifosfonat, antibiotik tetrasiklin, golongan quinolone serta levothyroxine yang digunakan untuk hipotiroid.
    makan_minum_bersamaan_dengan_obat_kalsium
  2. Mencampur obat kimia bersama dengan obat kimia/herbal lainnya
    Menurut beberapa hasil penelitian obat herbal, jamu atau minuman yang menggunakan bahan tanaman tradisional ternyata tidak dianjurkan dikonsumsi bersamaan dengan obat-obat medis. Interaksi tersebut bisa menguatkan atau justru meniadakan manfaat baik dari obat tradisional atau pun medis. Dan itu sebaiknya jangan dikonsumsi bersamaan. Dianjurkan kalau memang diharuskan meminum obat herbal saat medikasi sebaiknya diberi jarak waktu minimal 3 jam.
    makan_minum_bersamaan_dengan_obat_dan_obat
  3. Mencampur obat kimia bersama dengan supplemen
    Menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika, beberapa suplemen sebaiknya tidak dikonsumsi ataupun di campur bersamaan dengan obat. Berikut beberapa diantaranya:
    a. Minyak ikan
    Mengkonsumsi minyak ikan dengan obat penurun tekanan darah dapat meningkatkan efek dari obat tersebut, sehingga seseorang akan mengalami  penurunan tekanan darah yang drastis dan bisa berbahaya. Dan jika dikonsumsi bersamaan dengan pil KB akan menurunkan efek dari trigliserida yang terkandung dalam minyak ikan.
    b. Suplemen kalsium
    Saat mengkonsumsi kalsium harus memperhatikan obat lain yang dikonsumsi karena kalsium bisa mengurangi kemampuan penyerapan banyak obat termasuk obat osteoporosis yang dikenal sebagai bifosfonat, antibiotik tetrasiklin, golongan quinolone serta levothyroxine yang digunakan untuk hipotiroid.
    c. Suplemen melatonin
    Mengonsumsi suplemen melatonin dengan obat penenang bisa menyebabkan kantuk yang berlebihan. Selain itu melatonin bisa memperlambat pembekuan darah, jadi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antikoagulan seperti heparin atau warfarin bisa meningkatkan peluang memar dan pendarahan.Serta hindari pula konsumsi melatonin dengan obat pengontrol tekanan darah karena bisa meningkatkan nilai tekanan darah.
    d. Vitamin D
    Vitamin D diketahui bisa menurunkan efektivitas dari obat penurun kolesterol atorvastatin (Lipitor). Mengonsumsi dosis tinggi vitamin D bersamaan dengan obat diuretik bisa menyebabkan terlalu banyak kalsium di dalam tubuh yang dapat memicu terjadinya masalah ginjal.
    makan_minum_bersamaan_dengan_obat_suplemen
  4. Makanan dan minuman yang mengandung kaffein
    Kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan resiko over dosis antibiotik tertentu (seperti enoxacin, ciprofloxacin, norfloksasin). Kejadian ini dapat menimbulkan halusinasi, tremor, dan palpitasi.Kafein merangsang kinerja susunan saraf pusat. Jadi, ketika mengunakan obat-obat yang merangsang saraf pusat (seperti obat asma yang mengandung teofilin dan epinefrin) dapat meningkatkan efek stimulant sistem saraf pusat yang berlebihan.
    makan_minum_bersamaan_dengan_obat_kafein
  5. Minuman mengandung alkohol
    Mengonsumsi alkohol dengan obat anti histamin atau anti alergi (seperti obat alergi, flu, dan batuk) dapat menambah rasa kantuk dan memperlambat performa motoric dan mental. Selain itu juga, konsumsi alkohol yang bersamaan dengan parasetamol dapat meningkatkan kerusakan hati dan pendarahan lambung. Maka dari itu, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang mengandung alkohol berlebihan seperti tape ketan atau tape beras.
    makan_minum_bersamaan_dengan_obat_alkohol

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya : Standar Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit

Jika Anda ingin mendapatkan pengetahuan lainnya mengenai bisnis apotek, Anda dapat mendownload aplikasi SwipeRx di play store. Selain itu, jika anda ingin mendapatkan keuntungan berbisnis dengan SwipeRx daftarkan apotek anda disini, untuk mendapatkan produk sediaan farmasi 100% original, pengiriman cepat dan harga bersaing.

Topik Populer

Video SwipeRx Terbaru

Farmakepo: Benarkah puasa pemicu gangguan pencernaan?

Baca lainnya

Keuntungan menggunakan SwipeRx?

Lebih dari 200,000 tenaga kefarmasian menggunakan fitur-fitur berguna di aplikasi SwipeRx untuk membantu kehidupan profesional sehari-hari mereka.